Dreams

“Nothing happens unless first we dream.”

~Carl Sandburg, Pulitzer-winning writer.

Saya suka daydreaming, mostly tentang apa yang akan saya lakukan di masa depan. Dulu di saat saya belum pernah menang, saya daydream tentang apa rasanya berdiri di depan sana, dengan medali di leher saya dan orang bertepuk tangan. Saya membayangkan akan bisa berkata kepada orang yang meremehkan saya, “See? I told you so.” Daydreams inilah yang terus me-recharge semangat saya, mengingatkan saya bahwa ada sesuatu di depan sana.

Imajinasi2 ini adalah alasan besar mengapa saya hampir selalu jelas akan apa yang ingin saya capai dan lakukan, serta apa yang tidak. Hidup saya jauh lebih sederhana karena saya melimpahkan energi solely untuk hal yang menjadi prioritas saya. Saya mudah bilang ‘tidak’ pada hal2 yang, walaupun buat orang lain bagus banget, tidak sesuai dengan tujuan akhir saya. Seringkali, saya berhasil bukan karena saya lebih baik, atau lebih pintar, tapi simply karena saya menghabiskan lebih banyak waktu daripada orang lain – karena saya peduli terhadap occasion itu lebih daripada yang lain.

Saya menulis post ini karena hari ini nggak sengaja menemukan tugas ‘Impianku’, yang ditulis lima tahun lalu, waktu saya kelas 1 SMP. Waktu tulisan ini ditulis, saya belum bisa benar2 koding, saya bukan OSN SD, bukan siapa2 deh =P Membaca tugas ini membuat saya tersenyum, karena ternyata saya sudah melewati ekspektasi saya sendiri 🙂  Tugasnya adalah :

tuliskan impianmu dalam bidang pekerjaan, sosial/masyarakat dan keluarga, harapanmu selama di SMP, SMA, kuliah dan pasca-kuliah, dan tindakan konkret untuk mencapainya, spesifik dengan bulan dan tahun.

Berikut ini tulisan saya 5 tahun lalu dan kenyataan yang ada sekarang.

Harapan :

  • SMP, dreamed : bertahan di kelas E selama 3 tahun, dan menduduki 5 besar. Kembali ikut OSIS (Inti), tetap di tim inti bulutangkis, dan ikut OSN. memenangkan cup beregu untuk bulutangkis.
  • SMP, reality : pembagian kelas unggulan dihapus oleh sekolah, 5 besar selama 3 tahun. kelas 7 sekretaris, kelas 8 Ketua OSIS. kelas 7 tim inti bulutangkis, kelas 8-9 kapten tim bulutangkis. kena penjatahan wilayah u/ OSN SMP, #10 nasional.
  • SMA, dreamed : masuk SMAK 1, masuk OSN Komputer dan TOKI, ikut kelas akselerasi dan OSIS, mengambil TOEFL dan SAT.
  • SMA, reality : masuk SMAK 1, masuk OSN Komputer dan TOKI, berubah pikiran tentang aksel, dan masuk kelas internasional, mengambil TOEFL (109 IBT) dan SAT (2070).
  • Kuliah, dreamed : masuk Carnegie Mellon University jurusan IT, dan *cut*
  • Kuliah, reality : enrolling to Stanford University.

Goals / Tindakan Konkret

1 tahun ke depan :

  • Canisius Computer Competition Januari 2005, target : juara harapan. realitas: harapan III.
  • Lomba Komputer Nasional 2005, Februari 2005, target : juara 1-3. realitas : juara II.
  • mempersiapkan SanMar Cup sebagai panitia, target memenangkan Sanmar Cup. realitas : beregu, semifinalis.
  • melakukan tugas2 sebagai Sekretaris OSIS dengan baik.  realitas: well, you decide =p
  • masuk tim OSN DKI Jakarta, Februari-Agustus 2005. realitas : #8, diambil 6 besar.
  • 5 besar kenaikan kelas. Juni 2005. realitas : #3.
  • mempertahankan posisi di tim inti bulutangkis. Agustus 2005. realitas : tetap first single .
  • homestay ke Seattle/Cambridge/Oxford. Juli 2005. realitas : tertunda ke Juli 2008, ke Boston & UCLA.
  • ikut SMSC. Agustus 2005. realitas : too busy 😦
  • maksimal di MGMP. Maret 2005. realitas : finalis.

5 tahun ke depan :

  • menjadi organis koor gereja. Maret 2006. realitas : belum 😦
  • kembali masuk kelas E. realitas : not applicable, pembagian kelas unggulan dihapus.
  • menjadi OSIS yang baik jika terpilih. Desember 2005/Januari 2006. realitas : elected Chairman.
  • Canisius Computer Competition 2007. Target : #1. realitas : regional diambil alih sekolah lain, #2.
  • Lomba Komputer Nasional 2007. Target : -. realitas : #3.
  • diterima dan masuk ke SMAK 1. 2007. realitas : diterima, Grade A.
  • masuk kelas akselerasi. realitas : kelas internasional.
  • mengikuti OSN 2008, Informatika. realitas : Silver OSN 2007, dan tidak boleh ikut 2008 karena sudah medalis.
  • seleksi OSIS di SMAK 1. realitas : rejected 😦
  • tes TOEFL dan persiapannya. Agustus 2007-Mei 2008. realitas : 109.
  • tim inti bulutangkis putri di SMAK 1. realitas : true.
  • mengambil tes SAT. Januari 2008-September 2008. realitas : 2070.
  • tim OSN 2008, 30 besar, masuk TOKI. Pelatihan. Target : 6 besar. realitas : #7 TOKI 2008
  • mendaftar ke universitas di USA. realitas : Stanford University.
  • masuk tim IOI, bertanding semaksimal mungkin. Juni-September 2009. realitas : IOI 2009, #1 TOKI 2009, Silver Medalist IOI.

Sebenarnya masih ada harapan untuk kuliah, setelah kuliah dan tindakan konkret 10 tahun ke depan, tapi karena belum berlalu, biarlah jadi konsumsi saya pribadi dulu 🙂

That’s it! Kalau saya melihat ke belakang, rasanya semua major action yang saya lakukan selama 5 tahun terakhir ada di situ. well, nggak ada tentang Zhautykov, APIO  dan hampir selusin lomba nasional yang saya ikuti sepanjang SMA (result bisa dilihat lengkap di sini), tapi waktu itu saya belum tahu tentang contest2 ini. dan timeline waktunya pun cukup cocok, misalnya TOEFL dan SAT yang agak lebih awal daripada kebanyakan fellow applicant. Banyak orang di usia saya sekarang masih bingung menentukan jurusan atau negara apa yang ingin dituju atau universitas tujuan. Dengan menentukan hal-hal seperti ini dari sejak lama, tentu saya punya banyak waktu untuk mempersiapkannya.

Saya sudah sering menulis tentang ini, tapi : ketika saya mulai ‘menjajaki’ dunia programming, saya dinasihati untuk berganti jurusan karena ‘bidang ini bukan untuk perempuan‘. Saat saya menulis daftar ini lima tahun lalu, saya bukan siapa-siapa, dan (buat banyak orang) unlikely untuk bisa membuat apa yang saya tulis ini menjadi nyata. Dan kalau unlikely dreams kayak saya ini aja bisa jadi kenyataan, berarti mimpi semua orang juga bisa! asal mau berusaha dan berdoa 😉

So, jangan takut untuk bermimpi akan sesuatu yang jauh di sana. If you can dream it, you can do it! I’ve proven it 🙂

Advertisements

12 Responses to Dreams

  1. The power of dream is really true, well done for you =)

  2. Edward says:

    jidat lu gede ven, mimpinya muat banyak. WAKAKA 🙂
    great job ven! ayo bkin lagi ven itu buat taun2 mendatang :DD

  3. Shieron says:

    wow. excellent Ven!
    “Bermimpilah dan Tuhan akan memeluk cita-citamu” Arai Hirata – Laskar Pelangi.
    GBU :3

  4. jejes says:

    ven, keren banget dah! 😉

  5. Tije says:

    ckckckkck. panjang bnerr.hahaa

  6. Pingback: Tweets that mention Dreams « Angelina Veni -- Topsy.com

  7. Felik Junvianto says:

    Such a great, fascinating, and touching post ci 😀
    Keep on dreaming, coz the power of dream is beyond our imagination 😀

  8. mahli says:

    wuihhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh ™

  9. One sentence for you: “YES, GLAD YOU DID IT!”

  10. Keren sekali Mbak! *speechless.

  11. Wira Gotama says:

    HEBAT !!! I like this post very much

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: